Aku, temanku, dan pasienku

clip_image002Teman, pernahkah kamu berkunjung ke Rumah Sakit?

Rumah Sakit.....

Merupakan tempat yang sangat mengerikan di saat aku masih kecil. Nuansa yang serba putih, bau karbol yang menyengat, bau khas obat obatan yang tajam, meningkatkan hormon stress yang membuat tubuhku panas dingin, berdebar, pusing dan dada berasa sesak. Sungguh, aku alergi dengan Rumah Sakit. Tidak pernah sekalipun aku berfikir untuk menjadi orang yang berkutat di Rumah Sakit. Sampai suatu saat aku coba coba mendaftar sekolah keperawatan, dan ternyata aku di terima. Dan akhirnya saat ini aku mengabdikan diri menjadi petugas kesehatan, yang setiap hari berhubungan dengan berbagai macam kasus penyakit.

Suatu saat aku tertarik pada berbagai kasus kanker setelah kematian orang yang aku cintai karena menderita penyakit kanker. Yaitu adikku yang di vonis terkena leukemia (kanker darah).

Mendengar vonis dokter bahwa adik yang sangat aku cintai menderita kanker, jantungku serasa berhenti. Hatiku menjerit, Ya Tuhan, kenapa harus dia, orang sangat kukasihi yang harus menderita kanker! aku merasa melayang, acralku dingin, saat dokter mengatakan," berikan apa saja yang dia inginkan karena waktunya tidak lama lagi". Tuhan, andai adik tahu apa yang dokter bilang, pasti dia akan merasakan bahwa dia memasuki tangga maut dan menjelang ajal. Walaupun akhirnya adikku meninggal, tapi aku tetap merasakan perasaan yang sama saat dokter memvonis setiap orang yang menderita kanker.

Aku paham benar apa yang mereka rasakan, mereka pasti menyangkal dan berharap bahwa laporan pemeriksaan itu keliru. Beberapa di antaranya langsung cek ulang lagi di tempat lain, yang lainnya bahkan tidak melakukan kunjungan ulang lagi ke dokter sampai kondisinya semakin parah. Ada juga yang takut memberitahu pasangannya karena takut di tinggalkan dan tidak lagi di cintai.

Aku tahu, mereka pasti marah kepada dokter, marah kepada perawat, marah kepada ibu/ ayah, bahkan tidak jarang mereka marah kepada Tuhan. Mereka depresi, stress, bingung, tidak tahu apa yang akan mereka lakukan sebelum ajal menjemput. Mereka ingat dosa, merekapun merasakan belum membahagiakan orang orang yang mereka cintai. Mereka bingung, langit serasa runtuh, hanya penyesalan, tangis, dan rasa ketidak adillan Tuhan yang mereka rasakan. Jeritan mereka," Tuhan....aku belum siap!! beri aku waktu, kenapa harus aku? Kenapa bukan mereka yang jauh lebih jahat dari aku yang mendapatkan penyakit ini? Aku belum menaikkan haji Ibu Bapaku, Aku belum bahagiakan anak dan pasanganku, dosaku masih banyak, aku masih sering melupakan Engkau Tuhan...!

Aku tahu apa yang mereka rasakan, apa yang mereka takutkan, karena aku bersama mereka. Aku melihat kepiluan hati mereka, aku melihat airmata yang tergenang sampai tahap mereka benar benar pasrah dan memutuskan untuk menerima berbagai macam therapi yang di anjurkan oleh dokter maupun oleh beberapa orang kerabat.

Gambaran reaksi shock dan depresi masing masing karakter berbeda beda. Bagi mereka yang berkepribadian Sanguinis Popular yang hasratnya suka bersenang senang dan bergembira paling senang hidup dalam penyangkalan. Sejak kecil mereka terbiasa mengarang ngarang cerita, berhayal, merasa hidup layaknya seorang putri yang tinggal di istana khayangan dan mendapatkan kehidupan bahagia untuk selamanya, merasa apa yang dia angankan merupakan kenyataan. menerima vonis kanker akan menghancurkan kesenangan dan masa depannya, yang terjadi saat vonis kanker dia terima adalah bisa hidup dengan berpura pura bahwa Malaikat akan segera datang untuk memberikan keajaibannya.

Yang berkepribadian koleris, benci pada penyakit yang bersarang pada diri mereka, karena menunjukan bahwa dia lemah. Ketakutan mereka yang terbesar adalah tidak dapat mengendalikan kehidupannya, dan dia akan berusaha mencari penyembuhan yang cepat, obat baru bahkan kalau ada biaya akan pergi ke luar negri untuk berobat. Mereka marah dan dan tawar menawar dengan Tuhan dan bertekad untuk mengatasi masalah ini.

Yang berkepribadian Melankolis sedari dulu takut hal ini akan terjadi, mereka cenderung depresi. Yang mereka lakukan selanjutnya adalah mencari Jurnal ilmu Kedokteran muthakhir, mencari informasi tentang penyakit mereka, menjelaskan fakta fakta dan angka angka ke pada semua orang yang menjenguknya. Dan apapun metode pengobatan yang mereka putuskan, akan mereka jalani dengan rajin serta akurat.

Sedangkan mereka yang berkepribadian Phlegmatis damai adalah pasien yang paling baik, mereka bisa menghindar dari marah dan depresi , dan langsung menuju ke tahapan pasrah dengan tenang. Mereka hargai bantuan semua orang, senang di tunggui di Rumah Sakit dan tidak suka minta pengobatan tambahan.

Dengan kondisi seperti ini perawat yang berkepribadian sanguinis selalu ingin mengabaikan sakitnya pasien dengan cara menghibur pasien dan menceritakan cerita cerita lucu dan tidak mendengarkan gejala gejalanya.

Yang berkepribadian Koleris memberikan motivasi agar si pasien bangkit, dan menjelaskan bahwa rasa sakit berawal dari apa yang kita pikirkan. dan memotivasi pasien dan pasangan agar lebih tangguh dalam melawan penyakitnya.

Yang berkepribadian Melankolis menangani masalah dengan mengakui keseriusannya dan mendorong diskusi tentang pemakaman. Mereka berikan resepnya di saat yang tepat, memeriksa dengan serius dan mendalam, dan tidak mengizinkan kunjungan besuk yang terlalu berisik dan terlalu gembira. Sedangkan yang berkepribadian phlegmatis, menyesuaikan diri dengan suasana hati sang pasien, dia bisa tertawa dengan mereka yang tertawa dan menangis dengan merka yang menangis.

Sungguh beragam reaksi dari masing masing pribadi baik itu pasien ataupun perawatnya.

Teman, kalau keluargamu ada yang sakit serupa, kamu bisa merawatnya dengan tepat sesuai kebutuhan kepribadian pasien:

Sanguinis Populer

· Hasrat dasar adalah bersenang senang. Sakit parah di artikan "hidup tidak menyenangkan". Berikan mereka kesenangan yaitu:

· perawat yang periang, lingkungan yang menyenangkan (lukisan , bunga, musik, bantal satin), pendengar yang baik karena mereka perlu bicara, dukungan sentuhan penuh kasih, tunjukan kamu senang merawat mereka, jangan di tinggal karena mereka tidak suka sendiri, motivasi, penampilan menarik, ingatkan minum obat lebih dari 1x karena mereka cenderung pelupa.

Koleris Kuat

· Hasrat dasar adalah kendali. Sakit di artikan hidupnya tak terkendali. Biarlah mereka mengambil keputusan.

· Sebisa mungkin biarkan mereka mandiri karena mereka ingin melakukannya sendiri, fakta faktanya secepat mungkin ambil keputusan jangan ada yang di sembunyikan, perawat yang tegar dan telaten, berikan ruangan yang menghadap ke luar, perhatian segera pada masalah masalah yang muncul, loyalitas dan berikan pujian.

Melankolis sempurna

· Hasrat dasar adalah segalanya terlaksana dengan tepat. Sakit di artikan tiada yang benar lagi. Jangan berusaha menggembirakan mereka, biarlah mereka berkabung.

· Segala hal di laksanakan dengan benar, jangan menyimpang dari prosedur, segalanya harus terjadwal, bila di panggil harus segera datang, pastikan barang barang pribadi ada di tempatnya, jadilah pendengar yang baik atas keluhan keluhan mereka, berikan informasi yang tepat dan faktual atas pertanyaan mereka, kepekaan dan dukungan yang kompeten sangat mereka butuhkan.

Phlegmatis Damai

· Hasrat dasar adalah menghindari konflik dan konfrontasi. sakit merupakan masalah serius dan membuat pilihan pilihan sulit.

· Ruang serta lingkungan yang tenang, butuh waktu untuk diri sendiri untuk merenung, Motivasi untuk mengungkapkan perasaan dan ketakutannya, sediakan TV, buku, motivasi untuk mengambil keputusan dan mengambil tindakan, perawat yang ramah, rasa di hargai dan tidak di telantarkan itu yang mereka inginkan.

Teman, beberapa pasien kami membaik kondisinya dengan mengkonsumsi Produk High Desert Dinamic Trio yang berisi Bee Propolis, Royal jely,Polinergi

Yang manfaatnya, menekan pertumbuhan sel sel kanker, memperbaiki kondisi tubuh, regenerasi sel sel yang rusak, meningkatkan Hemoglobin, meningkatkan kekebalan tubuh, anti biotik alami, anti virus anti kanker, anti depresi.

clip_image004

Harga Produk Region 1: Rp 470.000

Region 2: Rp 481.000

Region 3: Rp 493.000

Untuk konsultasi produk lebih lanjut Hub. ERNA : 08385850005 via SMS lebih di sukai. Produk siap kirim.

2 komentar:

Revarius mengatakan...

oooh ternyata bak erna ini perawat ya mbak......mbak itu harga royal jelly nya mahal amat. wew

erna mengatakan...

yoi, emang mahal, tapi jauh lebih murah dari pada berangkat sendiri ke Amrik hanya untuk beli Royal jelly, he he he
Senang berteman dengan kamu, see you..

Poskan Komentar

Translate to your Language

Widget by Hoctro

Link Teman

[A]
• Aciko
• Appzdl
• Abu rai
• Arielz
• Abu Raihan
• Ani's Blog
• Armand
• Azhari Mhd
[B]
• Bazoekie
• Bhima
• bidikCOM
• Blog-Em
• Blogtrick
[C]
• Caramel
• Chaca
• Cimut
• Chiero
• Christian
• Csal71
[D]
• Daniel MG
• Duitgratisan
• Dhie
• Dimas
• Dadap
• Danny
[E]
• Eucalytus
• Eko wwd
• Efkarlisair
• Emma
[F]
• Firdaus
• Free
[G]
• Gadis Rantau
• Gelly
• Google
• Grungegal
[H]
• Heri
• Hendra
• Hilman
• HotCam
[I]
• Indah
• Iwan
• Indonesianvoices • Iksan-Sangpenulis • Info Baru • InspirasibloG-Toni
[J]
• Jaloee
• Jasmine
• Jerova
• Jingga
• Jobarea
• Julliet
[K]
• Kang Gery
• Kid
• Kaka
[L]
• Lauri
• Loedin
• Lyla
[M]
• Milawidia
• Myu
• Masenchipz
• Mark
• Mikey
• Moenk
• Mahardika
• Marga
• Mybiz
• Mr ozay
[N]
• Nia
• Nyoman
• Nurul
[O]
[P]
• Paankfachrezi
• Pshopstudent
• Panda
• Pepi
[Q]
[R]
• Ruri Andari
• Rofi
• RiP666
• Redline
• Rantaro
• Revarius
[S]
• Satriamadangkara
• S4kti
• Suradipa
[T]
• Tiar
• Toni
• Tukyman
• Tanisha
• tiriBC • ToggleText • True Pillager
• Tip interview
[U]
• Unieq
[V]
• Varun [W]
• www.tokoislami.com
[X]
• Xero
[Y]
• Yahoo Ido
• Yaqon
• Yanuar
• Yenzz
• Yoga
[Z] • Ziezie
• Zona biru

Komentar Sobat

Pengikut

Copyright 2009 All Rights Reserved : Diary Erna: Aku, temanku, dan pasienku| IBSBT| by NATALUDIN | Top
Thanks for : BLOGGER | PHOTOBUCKET | PICASSA