• Suatu ketika ada induk ayam yang mengerami telornya, dan tanpa disadarinya, ada seseorang yang menaruh telor rajawali di dalam sangkarnya.
• Tentunya telor rajawali ini menetas sebagai anak rajawali sekalipun dierami oleh induk ayam.
• Namun tentunya juga induk ayam ini mendidiknya sebagai anak ayam, karena dia ayam dan dia yang menetaskan anak ini.
• Anak rajawali ini mulai mengalami kesulitan dan pergumulan dalam hidupnya.
• Dia cukup sulit untuk mematuk butir padi atau butir lainnya dengan paruhnya yang bengkok, karena rajawali berparuh bengkok untuk mengoyak daging.
• Dia mulai bertanya kepada induknya; “Ma ma, saya ini ayam atau apa sih ma” Induknya menjawab : “Nak kamu ini ayam Nak !, biasakan maka kamu akan terbiasa”
• Sayap rajawali mulai berkembang panjang dan badannya bertumbuh besar,sehingga dia kesulitan berjalan dan berlari bersama anak-anak ayam lainnya, sayapnya nyangkut dan cakarnya yang kukunya bengkokpun tidak nyaman buat berlari, dia bergumul dan diam-diam, suatu ketika dia menghampiri induknya : “Ma ma…ini rahasia kita berdua saja ya ma…saya ini ayam atau apa sih ma “Induk ayam menjawab; “Nak … Sebenarnya kamu ini…memang ayam nak ..”
• Suatu ketika ada rajawali terbang diudara, dan induk ayam mulai memanggil dan melindungi anak-anak ayam termasuk anak rajawali yang dia tetaskan.
• Si rajawali mulai bertanya kepada induknya; “Ma .. Kenapa sih ma kita harus sembunyi, siapa yang terbang diatas.. “induknya sambil menutup mata anaknya supaya tidak melihat seperti apakah rajawali itu menjawab : “itu rajawali terbang .dia pemangsa kita .. Dia perkasa dan terbang tinggi, kita sembunyi, karena kita ini ayam nak”
• Sementara anak rajawali bergumul untuk menemukan jati dirinya, induk ayam yang dia percayai, (karena ‘mama’nyalah yang membesarkan dia) mulai sakit parah, dan mendekati ajalnya.
• Maka datanglah si rajawali ke induknya dan bertanya :
• “ Ma ... Mumpung mama masih hidup ma… saya mau tahu yang sebenarnya ma…saya ini ayam atau apa sih ma ?” • “ Nak…sebelum saya meninggal.. Saya mau katakan yang sebenarnya nak…bahwa kamu itu aa..aa …aaa…aakkk” dan sebelum diakhiri kalimatnya, matilah si induk ayam tersebut.
• Si anak rajawali menganalisa sendiri .. Kata terakhir dari kalimat induknya yang”…aaaa.aaaa “ ah tentunya mama mau berkata bahwa saya ini a..aa..ya..pasti ayam!!.
• Memang saya ayam, saya akan terus hidup sebagai ayam, dan memang saya ayam, diucapkannya itu berkali-kali dalam hatinya sementara induknya mereka tangisi kematiannya.
• Singkat cerita, akhirnya si rajawali ini hidup dan sampai matinya sebagai ayam, dengan segala kesulitan, ketakutan dan kesusahannya.
• Betapa banyak kesulitan, kesusahan yang kita alami, karena kita tidak sadar siapakah kita yang sebenarnya.
• Kita manusia adalah ciptaan Allah tertinggi di alam semesta ini.
• Ada banyak potensi yang kita bisa gali, sadari dan kembangkan.
• Anak rajawali tersebut sebenarnya memiliki kemampuan untuk terbang, hanya dia tidak terbang karena berpikirr bahwa dia tidak mampu terbang karena mengira dirinya ayam • Yang membuat kita tidakberhasil, bukannya kita tidak mampu, tetapi pikiran kita yang salah. Pikirkan dan bayangkan bahwa engkau seorang member MLM yang sukses, maka engkau akan menjadi sukses. Hebat kan?!!


2 komentar:
http://romansecuil.blogspot.com/
makasih atas kunjungannya, lam kenal
Poskan Komentar